5 Jenis Buah Yang Bisa Menjadi Penangkal Kanker

5 Jenis Buah Yang Bisa Menjadi Penangkal Kanker

5 Jenis Buah Yang Bisa Menjadi Penangkal Kanker - Pada masa sekarang ini, penyakit kanker menjadi salah satu penyakit yang menakutkan banyak orang. Meski begitu, bukan berarti kita tidak bisa mencegahnya. Dengan cara yang sangat sederhana, kita bisa menghidakan diri kita dari penyakit tersebut. Caranya mudah, yaitu dengan mengonsumsi buah-buahan yang bersifat antikanker. Apa buah penangkal kanker?

1Buah Delima
Kaya asam elagik, membuat buah delima mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Asam tersebut juga berfungsi menonaktifkan senyawa penyebab kanker.

2Buah Alpukat
Kalau selama ini Anda mengira pisang merupakan buah dengan kandungan potasium tertinggi, Anda salah. Sebab, ada buah yang kandungan potasiumnya melebihi pisang, yaitu alpukat. Faktanya, dalam satu butir alpukat terdapat 975 miligram potassium. Sedangkan pisang ukuran sedang hanya mengandung potasium setengahnya, atau 487 miligram. Potasium merupakan jenis elektrolit yang berperan penting untuk menghidrasi tubuh. Nutrisi tersebut juga mampu menurunkan tekanan darah, menunjang kesuburan, serta menjaga kesehatan otak dan syaraf.

Terkait dengan kanker, buah yang mengandung lemak baik ini memiliki antioksidan kuat, yaitu glutathione. Antioksidan ini berfungsi melawan radikal bebas dalam tubuh, sehingga dapat mencegah kanker.

3. Buah Anggur
Anggur merah dan ungu memiliki senyawa resveratrol, yang mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker dan tumor di hati, perut, dan payudara. Selain itu, sifat antikanker anggur juga berkaitan dengan senyawa likopen yang terdapat dalam buah tersebut.

4. Buah Beri
Semua buah beri seperti strawberry, blueberry, blackberry, mulberry, maupun raspberry kaya antioksidan. Senyawa ini bisa menurunkan risiko kanker. Khusus blueberry memiliki anthocyanoside. Senyawa ini termasuk antioksidan kuat yang efektif menangkal kanker.

5. Buah Naga
Buah ini kaya antioksidan, sehingga bersifat antikanker. Meski kandungan seratnya rendah, namun serat itu tetap bisa membantu mengeluarkan racun yang memicu kanker.

Sumber: tabloidnyata.com

Posted in Kesehatan Umum