Makanan Pelangsing Badan

Makanan Pelangsing Badan

Makanan Pelangsing Badan - Makanan bisa menjadi Pelangsing badan, Mitos atau Fakta?

Teh hijau, gula alami, dan yoghurt kerap dianggap bisa melangsingkan badan. Benarkah?

Diungkap dr. Merryana Adriani, SKM, M.Kes, ketiga bahan tersebut selama ini memang sering dikonsumsi perempuan dengan harapan agar badannya menjadi lebih langsing. “Hal ini bukanlah sesuatu yang salah, hanya saja kurang tepat,” ujar dosen pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga itu.
Untuk mendapatkan badan langsing, yang berperan besar adalah mengurangi asupan makanan berkalori seperti lemak dan karbohidrat, mengatur porsi makanan agar tidak berlebih, serta dikombinasikan dengan olahraga
“Teh hijau, gula alami, dan yoghurt sebenarnya hanya pendukung,” imbuhnya.

Berikut penjelasan makanan yang melangsingkan tubuh

  • Teh Hijau

Teh hijau mengandung enzim polifenol yang mampu menghambat pembentukan foam cells yang menjadi sel-sel lemak dalam badan. Juga, tinggi zat catechin yang menghambat pembentukan dan penumpukan kolesterol, serta membantu pembuangan kolesterol lewat feses.
Faktanya, teh hijau memang mengandung enzim polifenol dan zat catechin. Bahkan, kandungan zat catechin pada teh hijau paling tinggi dibanding jenis teh lainnya seperti teh hitam, teh merah, atau teh putih. “Namun, enzim polifenol dan zat catechin sifatnya hanya mencegah terbentuknya sel lemak, tidak menurunkan berat badan,” tegas Merryana.

Teh hijau sebenarnya lebih bersifat diuretik. Teh hijau tidak akan mengurangi jaringan lemak, hanya mengurangi jumlah cairan dalam badan saja. Jadi, belum tentu badan akan langsing akibat berkurangnya kadar lemak.
Karena sifat diuretik ini, konsumsi teh hijau harus tepat. Jika berlebihan, cairan badan yang terbuang akan terlalu banyak. “Membuang cairan badan berarti juga ikut membuang kandungan mineral yang sebenarnya dibutuhkan oleh badan,” tandasnya.
Idealnya, konsumsi teh hijau 2 – 3 kali sehari. Selain itu, mengonsumsi teh hijau sebaiknya sebelum makan.

Gula diet digunakan untuk keperluan sehari-hari dengan tujuan menjaga bentuk badan tetap langsing karena bersifat rendah kalori.
Gula diet memang bersifat rendah kalori, sehingga bisa digunakan sebagai pendukung diet. Menurut Merryana, gula yang biasa digunakan untuk diet adalah gula alami. Gula alami ada yang mengandung fruktosa, dan ada yang mengandung inositol. Fruktosa bisa ditemukan pada buah-buahan yang matang.

“Namun, jika buah melewati batas matang, fruktosa bisa berubah menjadi glukosa yang tinggi kalori,” tegas Merryana.

Meski sekarang sudah ada fruktosa yang berbentuk cair (kemasan), tapi kadarnya jelas berbeda dengan buah-buahan. Dalam buah-buahan, badan tak hanya mendapat fruktosa yang rendah kalori saja, tapi juga mineral yang kadang tidak terdapat pada fruktosa yang telah dikemas.

Selain fruktosa, gula alami juga mengandung inositol. “Inositol merupakan derivat karbohidrat berkalori rendah dengan rasa manis, tapi tidak menghasilkan glukosa dan tidak menambah energi, serta tidak mengganggu kadar glukosa dalam darah,” terang Merryana.

Inositol bisa didapatkan dari sereal, kacang-kacangan, dan buncis. Penggunaannya dalam jangka panjang tidak menimbulkan gangguan pada badan, sehingga bisa dikatakan aman. Namun, Merryana mengingatkan untuk tidak hanya mengonsumsi fruktosa atau inositol saja, karena badan juga memerlukan zat gizi lain.

  • yoghurt

Yoghurt merupakan hasil fermentasi susu. Karenanya, rasa yang dihasilkan adalah asam. “Namun, rasa asam ini tidak berbahaya bagi lambung karena kadarnya tidak melebihi tingkat pH normal lambung,” tandas Merryana.
Yoghurt memang berfungsi untuk menormalkan aktivitas saluran pencernaan dan meningkatkan metabolisme, sehingga kerap dijadikan pilihan untuk berdiet dan menjaga bentuk badan agar tetap langsing. Tapi, tidak semuanya baik digunakan untuk diet.

“Kandungan kalori dalam yoghurt ditentukan oleh bahan susu pembuatnya. Jika yang digunakan susu berkalori tinggi, yoghurt yang dihasilkan juga memiliki kalori yang tinggi,” jelas Merryana.
Karena itu, jika tujuannya untuk berdiet dan mendapatkan bentuk badan yang tetap langsing, yoghurt yang dikonsumsi adalah yang berbahan susu rendah lemak.

Meski begitu, bukan berarti yoghurt harus dikonsumsi secara berlebihan. Sebab, bisa menyebabkan perut kembung. “Sebaiknya konsumsi yoghurt 100 cc setiap hari sebelum makan, tegas Merryana.

model pelangsing badan ulfa hasan

Itulha Beberapa Makanan Bisa Melangsingkan Badan

jika anda susah untuk konsumsi makanan di atas tidak perlu risau atau ragu karena sudah banyak obat pelangsing dari bahan alami yang diperjual belikan yang 100% alami tanpa bahan kimiawi sama sekali seperti jamu pelangsing Ny. ulfa hasan.

Sumber: nyata.co.id oleh: admin “(DISCLAIMER” HASIL BERBEDA-BEDA PADA SETIAP ORANG)”

Posted in Tips Pelangsingan Badan Tagged with: , ,