Resiko Cara Menurunkan Berat Badan Yang Dilakukan Secara Terburu-Buru

Berharap lebih dari penerapan cara menurunkan berat badan terkadang membawa petaka bagi pelakunya.

Orang memiliki kecenderungan untuk segera memperoleh hasilnya. Apapun cara yang ditempuh, cara tersebut harus memberikan hasil yang positif. Yang tak kalah ekstrim dari pemikiran orang adalah harus cepat.

Memang cara seperti ada, Cuma resiko yang bakal dihadapi sangatlah besar. Sadar ataupun tidak, bahaya lain akan mengancam kesehatan. Oleh karenanya, bersabar adalah cara paling baik yang ada saat ini.

Bersabar ketika menjalankan program penurunan berat badan adalah langkah pasti mewujudkan harapan. Waktu bukanlah menjadi soal, karena setelah itu Anda akan mendapati hasil yang luar biasa.

Betapa tidak, orang yang bisa mengontrol jalannya program akan terbiasa. Kemudian bisa menerapkannya dengan pasti selamanya. Jadi, tubuh proporsional yang didapatkan bisa dijaga dengan sangat mudahnya.

Berapa Persen Penurunan Berat Badan Yang Normal?

Bicara tentang normalnya penurunan berat badan tak lain untuk membatasi keinginan Anda. Ini berkaitan dengan penjagaan kesehatan Anda sendiri.

Ketika Anda menetapkan turun berat badan lebih tinggi di tiap minggunya, akan ada resiko yang nantinya akan dihadapi. Kondisi ini bisa membahayakan diri sendiri.

Sayang sekali jika berat badan turun lebih cepat, tapi dibalik itu kesehatan Anda menjadi taruhannya.

Akan lebih enak kalau berat badan bisa turun, kesehatan juga terjaga. Jadi, ga ada resiko sama sekali selama dan setelah Anda menjalankan program menurunkan berat badan. Benar bukan?

Pertanyaannya sekarang adalah berapa besar jumlah lemak yang harus diturunkan di tiap minggunya? Maksudnya, normalnya penurunan berat badan.

Dilihat dari baik tidaknya cara melunturkan lemak, lemak maksimalnya turun 1 kg perminggunya. Jadi, di bawahnyapun bukan masalah, asalkan ga sampai melebihi level maksimalnya.

Kenapa? Karena ini berhubungan dengan kondisi tubuh. Penyesuaian diri saat ingin merubah bentuk tubuh adalah kuncinya. Kalau diturunkan begitu besar, biasanya pelakunya akan melakukan pembatasan asupan yang sangat besar sehingga nutrisi tubuh berkurang.

Akibatnya rawan dengan resiko kesehatan. Maka dari itu, jangan terburu-buru untuk menurunkan berat badan sampai beberapa kilo dalam seminggunya.

Resiko Kesehatan Akibat Terburu-Buru Menurunkan Berat Badan

Berat badan yang turun cepat biasanya didapatkan dari pembatasan sejumlah asupan secara ekstrim. Contohnya adalah diet ekstra ketat.

Resiko yang dihadapi ketika menjalankan program seperti itu adalah kekurangan nutrisi. Kemudian tubuh menjadi lemah, dehidrasi, elektrolit tubuh tidak seimbang, serta rambut rontok.

Paling mengerikan adalah jaringan otot menjadi rusak. Pasalnya, program yang dijalankan bukannya membakar lemak, melainkan otot tubuh yang diserap/diproses.

Sadar akan hal ini, bersabarlah sedikit. Nikmati prosesnya, dan lihat hasilnya secara bertahap meskipun di tiap minggunya hanya turun setengah atau seperempat kilogram.

Kesimpulannya, cara menurunkan berat badan yang baik adalah yang memberikan hasil secara bertahap.

Posted in Cara Menurunkan Berat Badan Tagged with: , ,